Akun 'yeongijalhae' merupakan akun Twitter/X yang didaftarkan pertama kali pada tahun 2020 khusus untuk membahas kasus Kwon Mina vs Jimin dan member AOA lain. Di tahun tersebut, terdapat banyak informasi tambahan yang sayangnya tidak tercover oleh portal berita atau pun akun penggemar internasional. Oleh karena itu, pemilik akun 'yeongijalhae' berinisiatif untuk membuat akun sosial media yang ia bisa digunakan untuk membagikan terjemahan informasi yang belum dijangkau oleh penggemar internasional.

Kurang lebih setahun setelah akun dibentuk, yaitu pada tahun 2021, orang-orang mulai menemukan postingan informasi terkait skandal Kwon Mina vs AOA yang telah diterjemahkan oleh 'yeongijalhae'. Akun 'yeongijalhae' pun menjadi salah satu akun yang dijadikan sumber informasi terkait kasus spesifik tersebut.

Meskipun pemilik akun 'yeongijalhae' awalnya tidak berniat mengikuti kasus selebriti lain, seiring dengan perkembangan audiens akun 'yeongijalhae', beberapa pihak mulai meminta bantuan pemilik akun untuk membantu mengangkat sisi lain kasus yang mereka ikuti, terutama dari kalangan selebriti yang tidak memiliki begitu banyak pengikut. Kasus-kasus tersebut antara lain kasus CHUU 'LOONA' vs Blockberry, APRIL, Kim Seonho, dll. Semenjak itu, lebih banyak pihak meminta bantuan dalam pembahasan terkait kasus yang selebriti yang belum banyak dibahas oleh pihak mana pun terutama dalam melakukan pembuktian silang (cross-check) apakah suatu informasi memiliki sumber yang jelas atau tidak.

Pada tahun 2022, akun 'yeongijalhae' juga menjadi salah satu akun yang merangkum kronologi kasus kekerasan sekolah yang dilakukan mantan member LE SSERAFIM, Kim Garam. Akun 'yeongijalhae', banyak meluruskan distorsi cerita yang kala itu dilakukan oleh para penggemar Kim Garam, contohnya foto masa kecilnya yang tidak diakui, menuduh balik teman-temannya semasa SMP sebagai pembully Kim Garam padahal mereka masih berteman baik hingga tahun 2022, juga upaya penggemar untuk mendistorsi dokumen pembuktian hukuman yang diterima Kim Garam selama masa SMP. Meski banyak pihak Kim Garam yang berusaha menjatuhkan akun 'yeongijalhae' karena hasil rangkuman asli yang diterjemahkan memberatkan idola mereka, pemilik akun 'yeongijalhae' tetap menyimpan seluruh bukti terjemahan selama masa pengungkapan, dan tidak ada distorsi fakta satu pun dalam thread tersebut.

Hingga kini, akun 'yeongijalhae' akan tetap menulis berdasarkan fakta dan informasi yang ada tanpa takut akan desakan berbagai pihak yang merasa tulisan pemilik akun 'yeongijalhae' mengungkapkan citra asli dari idola siapa pun. Prinsip pemilik akun 'yeongijalhae' adalah tidak ada penggemar yang seharusnya takut akan tulisan yang dibuat pemilik akun apabila memang idolanya tidak melakukan kesalahan apapun dan dirinya sendiri memiliki kompas moral yang baik.